Mengulik Keistimewaan serta Sejarah Pantai Parangtritis di Yogyakarta

Posted on

Saat ini banyak wisatawan yang bingung ingin liburan kemana, namun kamu dapat berkunjung ke Pantai Parangtritis. Nama tempat wisata tersebut sudah banyak dikenal, bahkan sampai ke mancanegara sekalipun. Oleh karena itu, tidak heran ketika banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Namun juga banyak pengunjung yang penasaran dengan sejarah Pantai Parangtritis sendiri.

Lokasinya yang strategis serta keindahan alamnya membuat pengunjung, ingin tahu bagaimana sejarah destinasi wisata pantai ini. Karena jaraknya yang tidak begitu jauh dari Kota Yogyakarta, membuat destinasi ini selalu ramai pengunjung. Kamu bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam supaya dapat melihat keindahan alamnya.

Hamparan tebing dan pasirnya yang menawan, tentu membuat mata pengunjung menjadi terpana. Bahkan wisata bahari Jogja ini semakin ramai pengunjung seiring berjalannya waktu. Hal tersebut karena keindahan sunset yang indah dan kuliner enak di sekitarnya. Kamu dapat menghabiskan masa liburan dengan berkunjung ke pantai ini.

Mengulik Keistimewaan serta Sejarah Pantai Parangtritis di Yogyakarta
pixabay.com

Cari Tahu Apa Sejarah Pantai Parangtritis yang Menawan Berikut

Kota Yogyakarta tentu terkenal dengan kuliner serta destinasi istimewa lainnya. Salah satunya adalah Pantai Parangtritis yang dimana keindahannya dapat memanjakan mata. Bahkan kamu dapat menikmati sejuknya udara pantai sambil bermain pasir atau ombak di sekitarnya.

Destinasi wisata ini sangat rekomendasi, dan wajib kamu kunjungi ketika ke Yogyakarta. Namun apakah kamu sudah tahu sejarahnya? Untuk yang penasaran, maka wajib membaca penjelasan di bawah ini.

Sejarah dari Indahnya Pantai Parangtritis di Yogyakarta

Berawal dari seseorang yang bernama Dipokusumo dimana ia melarikan diri dari Kerajaan Majapahit. Dipokusumo bersemedi di sebuah goa dan melihat celah batu karang yang menjatuhkan banyak tetesan air. Dalam bahasa jawa sendiri karang berarti “Paran”, sedangkan air “Tumaritis”.

Oleh karena itu, tempat ini dinamakan masyarakat dengan julukan Pantai Parangtritis. Selain itu, masyarakat di sana percaya bahwa Pantai Parangtritis merupakan pintu gerbang Istana Kerajaan Laut Selatan. Pantai Parangtritis juga mempunyai gunung pasir di sekitarnya, sehingga sangat berbeda dengan pantai lainnya.

Bahkan gunung pasir tersebut dikatakan sebagai satu-satunya gunung pasir di Asia Tenggara.

Cerita Mengenai Larangan Menggunakan Pakaian atau Benda Berwarna Hijau

Daerah pantai ini juga berada di bawah kekuasaan seorang ratu, yang bernama Nyai Roro Kidul. Selain itu sejarah Pantai Parangtritis selanjutnya adalah Nyai Roro Kidul sangat menyukai benda berwarna hijau. Sehingga ada larangan untuk pengunjung yang datang, bahwa dilarang menggunakan pakaian atau benda berwarna hijau.

Selain itu, larangan tersebut memang harus kamu waspadai karena ketika Nyai Roro Kidul tertarik dengan warna hijau yang kamu pakai. Maka pengunjung dapat diseret ke lautan dan diajak bergabung menjadi prajuritnya.

Pantai Parangtritis juga dikenal sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga. Oleh karena itu, tidak heran ketika pantai ini menjadi destinasi yang penuh keramat. Tidak sedikit pengunjung yang datang dan melakukan meditasi. Selain itu, Pantai Parangtritis menjadi salah satu tempat berlangsungnya upacara Labuhan.

Keistimewaan Destinasi Wisata Pantai Parangtritis

Pantai ini mempunyai keistimewaan tersendiri dari pantai lain, yaitu adanya pemandangan unik berupa gunung-gunung pasir. Selain itu, destinasi tersebut menawarkan hamparan pasir yang luas, pemandangan laut terbuka, dan pemandangan bukit kapur di sebelah utara. Terutama saat menjelang sore hari, hamparan ombak dan pasirnya begitu menawan.

Silahkan kunjungi tempat destinasi wisata ini, dan untuk kamu yang penasaran dengan ceritanya. Maka dapat membaca artikel di atas yang sudah merangkum sejarah Pantai Parangtritis.